Turn back
just to get a stare
but the lights were too bright
to get a glare
before this was that expectation
that the resemblance
was pretty much akward
we took shots at each other
thinking the lines that we started off with
became that of our own liking
here's to all the the lies we made up
feels like the first time......
11:00 p.m.
4/6/06
La Bodega
For Peace
This is a new poem I wrote today. It might not mean anything, but I'll explain it at the end.
I'd smoke it
but I would have
chocked it
I'd poke it
but it's
already boken
The Fathwa Lingua
of this society
isn't what it is
or is it even
what it used to be
We've leaned
to hate!
for what we have
made ourselves into
A perception
only a caveman
could agree
A perception
of how
man
used to live
I hate
what changes they made
to the world
I'm abused
by the scattering
gathering, forgetting
what it was like
to be alive
I'd smoke it
but I would have
chocked it
I'd poke it
but it was
already broken
The Meaning of things
I'd smoke it
but I would have chocked it
Is how a head of the hunters would smoke after achieving something, but in the future, "the ones suited up" would choke on their smoke after they found out how much they've made out of money money laundring.
I'd poke it
ut it was
already broken
Is how an adventurer would find land to conquere but in the end "the ones suited up" gets it all f'ed
The rest
Go figure.
Komunis Puitis
Menitis rokok
cair meja kayuku
berselindung cahaya
pandangan sejenak
pita malam mata duitan
mencatar waktu buku berselerak
hidup susah mati senang
tutup bahasa layang-layang
Bijih benih hancur bertaburan
jari terluka mengukur jalan
zaman penjajah sudah berubah
sejarah laju dari berita
figura Malaya durhaka bondanya
cukup waktu mengisi ruang
walaupun kaya makan sepinggan
tercabar minda kias berjalan
angkat sumpah pecah tembelang
terbicara alibi nota noktah!
minyak jatuh timbul tenggelam
malam berlabuh tanpa sinar
kata semangat dilarutkan hujan
12/4/2006
Sebuah rumah di ss12
Waktu: tidak diketahui
cair meja kayuku
berselindung cahaya
pandangan sejenak
pita malam mata duitan
mencatar waktu buku berselerak
hidup susah mati senang
tutup bahasa layang-layang
Bijih benih hancur bertaburan
jari terluka mengukur jalan
zaman penjajah sudah berubah
sejarah laju dari berita
figura Malaya durhaka bondanya
cukup waktu mengisi ruang
walaupun kaya makan sepinggan
tercabar minda kias berjalan
angkat sumpah pecah tembelang
terbicara alibi nota noktah!
minyak jatuh timbul tenggelam
malam berlabuh tanpa sinar
kata semangat dilarutkan hujan
12/4/2006
Sebuah rumah di ss12
Waktu: tidak diketahui
To whom it may concern
Once you've gotten hold
of what's left
you wouldn't want
to let go
for that day
when everything went wrong
has gone
forbid me from lies
despite nothing I said was right
I've tried fighting
but I've lost once too many times
the fear of failure is unbreakable
but it's better to fail the first try
then the next time around
ashraf ishak
2:15 PM
11TH May 07'
Kuala Lumpur
of what's left
you wouldn't want
to let go
for that day
when everything went wrong
has gone
forbid me from lies
despite nothing I said was right
I've tried fighting
but I've lost once too many times
the fear of failure is unbreakable
but it's better to fail the first try
then the next time around
ashraf ishak
2:15 PM
11TH May 07'
Kuala Lumpur
Mengejar bintang di langit
Mengejar bintang di langit adalah inspirasi dari sebuah lagu dari band saya yang bernama Sakti. Ia mengisahkan satu perpisahan yang teramat sedih. Puisinya berbunyi begini...
Ku melonjak dari mimpi
menjelang dewasa ini
siapa yang menyangka
ku cari jawapanya
yang itu bukan dia
yang ini bukan kita
yang hanya membuta
bukan cinta sebenar
atau
kau hanya mungkin
memberi sebanyak itu
tanpa arah menentu
hanya itu ku tahu
menyuluh gemerlapan pagi
menanti yang tak dipasti
mencari yang menyepi
dan ku akan tetap
mengejar bintang di langit
ashraf ishak
2:50 p.m.
13 Disember 2007
Lyrics Mengejar bintang di langit
Diriku
seperti dirimu
menjadi satu harapan
mengapa kau kembali
dan kita
hilang bersasama
dan kita
hanya berdua
hatiku
memegang janjimu
melafazkan tanda tanya
apa itu yang kau mahu
walaupun
diriku tahu
dirimu
bukan yang sepertinya
dahulu
kau
yang ingin berlari pergi
menunggu yang tak dipasti
mencari yang menyepi
dan ku
mengajar bintang di langit
untuk tahu sebenarnya
kebenaran dalam cinta
Ku melonjak dari mimpi
menjelang dewasa ini
siapa yang menyangka
ku cari jawapanya
yang itu bukan dia
yang ini bukan kita
yang hanya membuta
bukan cinta sebenar
atau
kau hanya mungkin
memberi sebanyak itu
tanpa arah menentu
hanya itu ku tahu
menyuluh gemerlapan pagi
menanti yang tak dipasti
mencari yang menyepi
dan ku akan tetap
mengejar bintang di langit
ashraf ishak
2:50 p.m.
13 Disember 2007
Lyrics Mengejar bintang di langit
Diriku
seperti dirimu
menjadi satu harapan
mengapa kau kembali
dan kita
hilang bersasama
dan kita
hanya berdua
hatiku
memegang janjimu
melafazkan tanda tanya
apa itu yang kau mahu
walaupun
diriku tahu
dirimu
bukan yang sepertinya
dahulu
kau
yang ingin berlari pergi
menunggu yang tak dipasti
mencari yang menyepi
dan ku
mengajar bintang di langit
untuk tahu sebenarnya
kebenaran dalam cinta